Analisis Kualitas Pelayanan Antenatal Care dengan Kepuasan Ibu Hamil di Puskesmas Pematang Kandis Kabupaten Merangin
DOI:
https://doi.org/10.36565/jab.v15i1.1005Keywords:
antenatal care, assurance, empathy, responsiveness, reliability, tangiblesAbstract
Antenatal care (ANC) services play an important role in maintaining maternal and fetal health. However, the quality of services in primary healthcare facilities is still not optimal, and dissatisfaction among pregnant women has been identified, particularly in aspects of communication, empathy, and waiting time. Data from the Kementerian Kesehatan Republik Indonesia indicate that ANC visit coverage has not yet reached the expected targets over the past three years (Ministry of Health, 2022–2024). A preliminary study conducted at Puskesmas Pematang Kandis, Merangin Regency, also revealed complaints from pregnant women regarding inadequate information and limited attention from healthcare providers.This study aims to analyze the relationship between the quality of antenatal care services and the satisfaction of pregnant women at Puskesmas Pematang Kandis, Merangin Regency, in 2024. This study employed a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The population consisted of 328 pregnant women, with a sample of 77 respondents selected using purposive sampling, based on inclusion criteria of pregnant women who attended ANC visits and were willing to participate. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis (Chi-Square test). The results showed a significant relationship between service quality dimensions, including tangibles (p=0.016), responsiveness (p=0.001), reliability (p=0.031), empathy (p=0.005), and assurance (p=0.003), and the satisfaction of pregnant women. In conclusion, the quality of antenatal care services is significantly associated with the satisfaction of pregnant women. It is recommended that Puskesmas Pematang Kandis improve service quality through effective communication training, enhancement of healthcare providers’ empathy, and improvement of service systems to reduce waiting time
References
Aulia. (2022). Kepuasan Ibu Hamil Terhadap Pelayanan Antenatal care Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Kecamatan Kembangan Jakarta Barat Tahun 2022.
Bundarini, E., & Fitriahadi, D. (2019). Manajemen Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Dasi. (2023). Kepuasan Ibu Hamil Terhadap Pelayanan Antenatal Di Puskesmas Bakunase Kota Kupang.
Depkes RI. (2016). Pedoman mutu pelayanan rumah sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Elqibty. (2022). Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal care Dengan Tingkat Kepuasan Ibu Hamil Primigravida.
Fadliani. (2022). Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal care (ANC) Dengan Tingkat Kepuasan Ibu Hamil Di Puskesmas Padang Panyang.
Fitriah, S., dkk. (2018). Kesehatan ibu dan anak. Jakarta: EGC.
Gerson, R. (2018). Manajemen mutu dan kepuasan pelanggan. Jakarta: Salemba Empat.
Gaspersz, V. (2020). Manajemen mutu total dan kualitas produk. Jakarta: Prenadamedia Group.
Hadjam, A., & Arida, M. (2022). Mutu asuhan keperawatan dan pemasaran rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-130.
Hidayat, A. (2020). Statistik untuk Penelitian. Jakarta: Pustaka Ilmu.
Huriyati, S. (2020). Pengaruh kelas sosial terhadap perilaku konsumen. Jurnal Psikologi Konsumen, 8(1), 45-52.
Kamus Umum Bahasa Indonesia. (2018). Jakarta: Balai Pustaka.
Khoeriah, S. (2021). Analisis kualitas pelayanan antenatal care (ANC) terhadap tingkat kepuasan ibu hamil di poli kebidanan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 8(2), 78-85.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Puskesmas. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal dan Gizi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Standar Pelayanan Antenatal Care. Jakarta: Kemenkes RI.
Kotler, P. (2017). Manajemen Pemasaran (Edisi ke-12). Jakarta: Erlangga.
Kotler, P. (2021). Manajemen pemasaran (15th ed.). Jakarta: Erlangga.
Luan, Y., Wang, H., & Zhang, L. (2018). Patient satisfaction and service quality in healthcare: A review and future directions. International Journal of Health Care Quality Assurance, 31(6), 524-537. https://doi.org/10.1108/IJHCQA-11-2017-0226
Misriati. (2024). Hubungan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Kepuasan Pelayanan Antenatal Care.
Muninjaya, G. A. A. (2018). Manajemen Teori dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.
Notoatmodjo, S. (2015). Manajemen Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2021). Manajemen keperawatan: Aplikasi dalam praktik keperawatan profesional. Jakarta: Salemba Medika.
Novaryatiin, S. (2018). Pengaruh kepuasan pasien terhadap kepatuhan kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 145-152.
Padila, N. (2018). Sitasi dalam Liana, R. (2019). Pelayanan Antenatal care dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123-130.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (2020). Delivering Quality Service: Balancing Customer Perceptions and Expectations. New York: Free Press.
Prasetyo, A. (2022). Konseling dan Edukasi pada Ibu Hamil. Jakarta: Salemba Medika.
Priyono, B. (2018). Manajemen: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Empat.
Puskesmas Pematang Kandis. (2024). Data kunjungan antenatal care tahun 2022–2024. Puskesmas Pematang Kandis.
Rangkuti, F. (2018). Strategi pemasaran. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Ratnawati, E. (2018). Kualitas pelayanan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 3(1), 50-57.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (13th ed.). Pearson Education.
Romauli, M. (2021). Diagnosis kehamilan dan metode penentuan usia kehamilan. Jurnal Obstetri dan Ginekologi Indonesia, 9(1), 12-20.
Sahir, M. (2021). Metode Statistik Deskriptif. Bandung: Alfabeta.
Saryono, D. (2021). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.
Sihotang, L. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Medan: USU Press.
Sinambela, L. M. (2018). Teknik Sampling dan Populasi dalam Penelitian. Medan: Pustaka Medan.
Siswari. (2018). Hubungan Kualitas Pelayanan ANC Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Terara.
Soeparmanto, A., & Astuti, S. (2018). Pengukuran kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 10(3), 78-85.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Supranto, J. (2021). Metode penelitian dan analisis data. Yogyakarta: Andi.
Suhirman, A., & Yusuf, M. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syapitri, R. (2022). Statistik Inferensial dalam Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Syukron, A., & Hasan, M. (2017). Peran Puskesmas dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(4), 201-208.
Tandungan. (2022). Evaluasi Pelayanan Antenatal Terhadap Tingkat Kepuasan Ibu Hamil Dengan Menggunakan Buku KIA.
Terry, G. R. (2018). Principles of Management. Homewood, IL: Richard D. Irwin, Inc.
Tjiptono, F. (2017). Manajemen pelayanan jasa. Yogyakarta: Andi.
Tjiptono, F. (2018). Strategi pemasaran jasa. Yogyakarta: Andi.
Tjiptono, F. (2021). Manajemen pemasaran. Yogyakarta: Andi.
The National Health Services. (2020). Antenatal care overview. NHS. https://www.nhs.uk/pregnancy/antenatal-care/
Yuanita. (2023). Gambaran Kepuasan Ibu Hamil Terhadap Pelayanan ANC Di Puskesmas Segeri Kab. Pangkep.
Yusri, A. B. (2022). Manajemen Organisasi. Jakarta: Kencana.
Zeithaml, V. A., Parasuraman, A., & Berry, L. L. (2022). Delivering quality service: Balancing customer perceptions and expectations. New York: Free Press.
Zahrotunnisa. (2023). Kepuasan Ibu Hamil terhadap Pelayanan Antenatal care di Puskesmas
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




